Jumat, 14 September 2012

Hut RI

Friday, 17 August 2012 04:05
Bojonegoro, Mengawali rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-67 tahun 2012 dilingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yakni acara Tasyakuran yang di gelar di Pendopo malwopati Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (16/8) tadi malam. Hadir dalam kesempatan ini Bupati Bojonegoro beserta ibu, Wakil Bupati Bojonegoro beserta Ibu serta Farum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang didampingi ibu serta pejabat dijajaran Pemkab Bojonegoro serta tamu undangan lainnya.
Bupati Suyoto dalam sambutannya menyampaikan esensi bersyukur atas kemerdekaan yang saat ini kita rasakan dan kita nikmati. Ini semua adalah hasil perjuangan dari para pendiri bangsa untuk mewujudkan cita-cita bangsa yakni kemerdekaan. Saat ini bisa merasakan suasana syukur penuh apresiasi yang digelar oleh seluruh elemen masyarakat mulai mereka yang tinggal di desa sampai ditengah perkotaan. Gagasan yang dirintis oleh para pendiri bangsa ini mulai dari Proklamasi, Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan ini, sebagai generasi penerus harus mengenal empat pilar kebangsaan serta pilar-pilar lainnya yakni bendera merah putih indonesia raya, bahasa indonesia. Negara merupakan sebuah konsesus atau janji, semua itu tidak akan terwujud jika tidak mau berjanji bagi negeri itu. Oleh karenanya saat HUT Proklamasi Kemerdekaan ini kita harus membulatkan tekad untuk meneruskan perjuangan para pendiri bangsa. Harus mempertahankan perjuangan, membangun eksitensi dan memasuki era baru yakni keunggulan bangsa menjadi syarat mutlak jika ingin eksis ditengah bangsa-bangsa didunia.
Tantangan saat ini sangat kompleks namun dengan berbekal pada 4 pilar dan 3 janji ini, dibangun kedaulatan negara ibaik kedaulatan energi dan  pangan. Dijelaskan Bupati bahwa saat ini, belum sepenuhnya berdaulat dibidang pangan. Contoh terkecil adalah untuk beberapa urusan pangan seperti kedelai dan gandum kita masih sangat bergantung dengan luar negeri. Sebagai bangsa harus memiliki keunggulan, keunggulan yang berbasis pada ilmu pengetahuan teknologi dan karakter atau budaya rukun. Dimalam refleksi kemerdekaan ini harus menyambungkan mimpi para pendiri bangsa dengan hari ini. Sebagai generasi penerus harus membangun jembatan yang menghubungkan antara mimpi pendiri bangsa dengan kondisi riil yang tengah dihadapi bangsa untuk saat ini dan masa depan. Ini adalah momentum untuk menguatkan tekad walaupun berbeda namun memiliki tekad yang sama, apa yang telah diperjuangkan oleh pendiri bangsa diteruskan dan dengan perjuangan diera ini.
Masih dalam rangkaian HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-67 ini seusai acara tasyakuran, Bupati Bojonegoro H. Suyoto berkenan mengukuhkan pasukan pengibar bendera (Paskibraka) yang akan melaksanakan tugas pengibaran sang saka merah putih pada upacara detik-detik proklamasi. Yang kemudian dilanjutkan dengan Apel Kehormatan Renungan Suci yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bojonegoro. (Humas/Atk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar